SIFAT BURUAK/Tidak Terpuji PENGHULU
Oleh
Muhamamd Jamil
Labai
Sampono
1. Penghulu pengalah
2. Penghulu pengalih
3. Penghulu pengulun
4. Penghulu pengulat
1.Penghulu pengalah, ialah penghulu yang
suka menghasut…ORANG LAIN DAN SUKA MENCAMPURI URUSAN PENGHULU LAIN. Bukan mengurus tugas kepenghuluannya.
Lebih jauh suka menjelek-jelekkan penghulu lain. Tujuannya untuk meraih simpati
pada dirinya. Hal ini jelas dibenci oleh agama dan etika Sosial. Sebab penghulu
adalah tokoh yang harus menjadi panutan
ditengah masyarakat.
Islam
sangat mencela orang yang suka menjelek-jelekan orang lain sebab seorang muslim
dengan muslim lainnya adalah bersaudara. Apa lagi dia adalah seorang penghulu,
maka penghulu harus memberi cerminan
syarak dalam masyarakat.
Dalam
Qur’an surat
Asshafat ayat 2 Allah mengecam orang yang
hanya pandai bertutur kata saja namun
tidak melaksakannya. Dan masih banyak lagi ayat Qur,an yang mengecam orang
berprilaku menjelekkan orang lain. Dalam Quran Surat Al Hujarat ayat 10, Allah Ingatkan: “Orang beriman
itu bersaudara maka damaikanlah (jangan saling mengejek atau menjelekkan)”.
Yang jelas siapapun yang suka menjelakkan orang lain tanpa alasan yang jelas
sudah merupakan Fitnah, kalau sudah mengarah Fitnah maka Asfalinnnar (neraka paling bawah).
2.
Penghulu
pengalih. Penghulu pengalih adalah penghulu yang mudah berubah dan
tidak Istiqamah. Biasanya orang ini tidak teguh dalam pendiriannya dan tidak
tepat janji dan tidak tetap pahamnya. Allah dan Rasul sangat membenci orang
yang suka plan plin. Islam menamakan oang ini dengan munafik atau tidak tepat
janji, Tanda-tanda munafik ada tiga; Bila
janji mungkir, berkata dusta, dan diopercaya khianat (HR.Bukhari Muslim).
3.Penghulu
pengulun. Penghulu pengulun maksudnya adalah
penghulu yang bersifat menguasai barang milik bersama. Dalam bahasa Minang
sehari-hari sering disebut Cadiak Sabik. Maksudnya suka mengumpulkan barang
hanya untuk dirinya saja tanpa memikirkan
orang lain.
4.Penghulu
pengulat. Penghulu pengulat adalah tipe penghulu
yang tamak, loba dan rakus. Dia mau bekerja manakala ada keuntungan dan sebaliknya
dia tidak
akan mau bekerja kalau tidak melihat
ada keuntungan pribadinya. Tak ubahnya bak kerbau ketika banyak dihinggapi (langau) lalat hinggap di badan maka
dikibas ekornya.
Dalam
al-Qur’an surat Albaqarah ayat 168 Allah berfirman:
“Hai manusia makanlah dari apa
yang telah dianugerahkan Allah makanan yang ada di Bumi yang halal lagi baik,
janganlah engkau ikuti langkah langkah
Setan sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu (QS. Al-Baqarah: 168).
Jika
dalam nagari banyak ketamakan, nagari akan kacau dan penuh dengan nafsu serakah dan rakus. Sebab satu
sama lainnya
penghulu mementingkan
diri sendiri
jelas masa akan datang nagari
akan hancur berantakan.
Perlu
disadari segala tingkah laku penghulu akan menjadi cerminan tentang maju
mundurnya suatu nagari.
Syarak (Islam) mengisyaratkan, setiap pemimpin
menjadi contoh teladan terhadap yang dipimpinnya. Dalam teori pendidikan dikatakan, jika guru
kencing berdiri maka
anak didik akan kencing berlari. Pemimpin atau penghu lu adalah sokoguru
yang akan menjadi panutan dalam setiap kemajuan
masyarakat bernagari, maka setiap penghulu yang ada dalam nagari
menjauhi segala sifat jelek atau akhlak yang tidak terpuji ini.
“Rasulullah bersabda orang yang
suka mengadu domba tidak akan masuk sorga (HR Bukhari Muslim). Dan
dalam Hadist lain Rasululullah juga bersabda,“Dan kamu sekalian mendapatkan sejahat jahat manusia adalah orang yang
bermuka dua dimana ia datang pada suatu kelompok dengan muka lain dan datang
kepada kelompok lain dengan muka yang lain lagi”.
(HR. Bukhari-Muslim).
Banyak
sifat jelek atau di sebut dengan akhlak
tercela dinukilkan oleh para ulama dalam
hadist dan kitab-kitab tersohor lainnya seperti diuraikan oleh imam Algazali
dalam kitab Ihya Ulmuddin, diantara sifat tercela itu adalah, rakus dan tamak,
mencela, menjelekkan orang lain, sombong dan angkuh.
Maka
tidak salah kalau Idrus Hakimi Datuak Rajo penghulu memberikan syarat tertentu
untuk menjadi penghulu.
Komentar
Posting Komentar