Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019
Gambar
MEMAKNAI MARAWA DI MINANGKABAU Oleh: Muhammad Jamil Labai Sampono Marawa merupakan bendera kebesaran Minangkabau dalam adat Minangkabau bukan hanya sekedar umbul-umbul, tetapi punya arti dan makna tersendiri bagi masyarakat Minangkabau. Marawa ini terdiri dari dua macam perpaduan warna: Pertama, perpaduan empat warna yaitu; hitam, kuning, merah dan putih, disebut Marawa Kebesaran Adat Minangkabau. Kedua, tiga warna yaitu; hitam, kuning dan merah, disebut Marawa Kebesaran Alam Minangkabau. Marawa merupakan lambang atau pencerminan wilayah Adat Luhak Nan Tigo. Warna kuning : melambangkan Luhak Tanah datar ( aianyo janiah, ikannyo jinak dan buminyo dingin). Warna merah : melambangkan Luhak Agam (airnyo karuah, ikannya lia dan buminya hangat). Warna hitam : melambangkan Luhak Limopuluah Koto ( aianyo manih, ikannyo banyak dan buminyo tawar). Setiap warna-warna Marawa tersebut mempunyai arti dan makna tersendiri tidak terkecuali tiangnya, yaitu: 1. Marawa Kebesaran A...
Gambar
Sejarah Nagari tuo dalam Monografi nagari Pariangan.   Muhammad Jamil S.Ag Labai Sampono Tatkala masa dahulunya berlayarlah ninik moyang kito Sultan maha suri Maharajo Dirajo dengan saudaranya Sultan maharajo alif dan Sultan Maharajo Depang dengan rombongannya sebanyak 99 orang. Ditengah perjalanan pelayaran terjadilah pertikaian. Yakni dalam hati Sultan maharaja Alif tersirat pertanyaan” Mengapa Sultan suri maharaja dirajo diberi oleh ayahnya Sultan Iskandar Zulkarnaen mahkota kerajaan dari emas berlian dan Sultan Maharaja Depang diberi Palano Emas berlian”? Akhirnya Sultan Maharaja Alif juga berkeinginan untuk memiliki Mahkota Emas Berlian itu. Setelah diajak Sultan Maharaja Depang menayampaikan keinginannya kepada Suri Maharaja Diraja maka Sultan Suri maharaja diraja menyuruh Sultan Maharaja Alif dan Sultan Maharaja Depang saling berhadapan sambil membuka telapak tangan terbuka, saat telapak tangan terbuka itulah Sultan Suri Maharaja Diraja menjatuhkan mahkota, nam...
Gambar
MUHAMMAD JAMIL S.Ag LABAI SAMPONO   SUMBANG 12 DALAM KONSEP ABS SBK ARTI SUMBANG Menurut   Kamus Besar Indonesia   Arti kata sumbang : Kata Verbia (kata kerja) 1.    B ersalah (tentang adat) melanggar adat (kebiasaan, kesopanan, dsb); 2.    K urang sopan; berdosa; bermukah; berzina contoh: 'pasangan muda-mudi yang duduk berdekatan dapat dianggap sumbang pada adat ia sumbang dengan kawannya, bermukah dengan kawannya' 3.    S alah; keliru 4.    contoh: 'langkah sumbang ' 5.    T idak sedap didengar atau dilihat contoh: 'ada suara sumbang yang mengatakan bahwa kekayaan itu berasal dari usaha yang tidak sah perbuatan itu benar-benar tampak sumbang ' 6.    J anggal; tidak selaras; sember atau palsu (tentang suara, bunyi); curang (tentang permainan dsb); tidak seimbang (setara); ·          Anak sumbang: 1.    A nak haram ...